Kesal Kena Spoiler Oshi no Ko, Karyawan di Jepang Serang Bawahan

MALE INSPIRE.id – Bagi yang gemar menonton atau membaca serial tertentu, mungkin akan merasa dongkol jika seseorang membocorkan (spoiler) plot atau alur cerita yang belum sempat Anda lihat.

Rasa kesal akibat menjadi korban spoiler bisa membuat kita malas untuk menonton atau membaca kelanjutan cerita tersebut. Namun, jangan sampai meniru apa yang dilakukan oleh pria di Jepang ini.

Seperti diberitakan Mainichi Shimbun, seorang karyawan di Kantor Urusan Hukum Distrik Kyoto, Jepang dilaporkan telah melakukan kekerasan fisik terhadap bawahannya.

Baca juga: Review Film: Abigail, Teror Balerina yang Mencekam

Tindakan itu terjadi setelah bawahan tersebut membocorkan alur cerita seri manga terkenal, Oshi no Ko kepada atasan.

Dokumen yang menuding pegawai berusia 50-an menganiaya bawahannya dikirimkan ke jaksa pada 30 April 2024, setelah diadakan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Peristiwa ini terjadi di kota Uji, Prefektur Kyoto pada 1 Februari 2024 silam.

Sebagai catatan, Oshi no Ko adalah seri yang menceritakan sisi gelap industri hiburan. Bab-bab terbaru Oshi no Ko dipublikasikan dalam majalah Weekly Young Jump. Kepopuleran Oshi no Ko meningkat pasca manga-nya diadaptasi ke dalam anime di tahun 2023.

Oshi no Ko menempati urutan pertama dalam daftar anime terbaik 2023 berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan situs Otona Answer. Bahkan soundtrack anime tersebut, Idol dari grup musik Yoasobi meraih penghargaan Crunchyroll Anime Awards untuk kategori “Best Anime Song 2024”.

Seorang sumber yang identitasnya dirahasiakan menyatakan bahwa pejabat itu sedang berbincang di kantor cabang kota Uji ketika bawahannya –yang juga berusia 50-an– mengungkapkan alur cerita manga Oshi no Ko.

Baca juga: 7 Film Gangster Terbaik Sepanjang Masa, Cocok untuk Tontonan Akhir Pekan

Pejabat tersebut marah besar karena benci mendapatkan bocoran. Setelah itu, ia langsung mencengkeram dan menendang bawahannya di sekitar area pinggang.

Sebagai buntut dari peristiwa ini, sang bawahan mengajukan laporan dan diselidiki oleh pihak kepolisian kota Uji. Korban disebut tidak mengalami luka-luka.

Saat ini, pegawai yang dilaporkan kepada jaksa penuntut umum itu bekerja di Kantor Pusat Urusan Hukum Distrik Kyoto.

Namun hingga tulisan ini selesai dimuat, perusahaan masih belum memberikan komentar kepada awak media dengan alasan kasus itu masih dalam tahap penyelidikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*