Perjalanan Dhea Natasya dan YUMMY Bawa Surfing Indonesia ke Panggung Dunia

Dhea Natasya

MALEINSPIRE.id – Dhea Natasya kini menjadi salah satu nama yang paling banyak diperbincangkan dalam dunia surfing Indonesia.

Di tengah berkembangnya budaya wellness dan active lifestyle di Bali, surfer asal Pulau Dewata ini berhasil mencatat pencapaian penting dengan menembus ajang World Surf League (WSL) World Longboard Tour, kompetisi elite yang hanya diikuti peselancar terbaik dunia.

Bali selama ini memang tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Pulau ini juga menjadi ruang tumbuh bagi budaya surfing yang perlahan membentuk gaya hidup sehat, budaya olahraga, hingga kebiasaan konsumsi yang lebih sadar akan kesehatan.

Dari ekosistem inilah lahir generasi atlet baru yang membawa nama Indonesia ke panggung global.

Salah satu yang kini mencuri perhatian adalah Dhea Natasya.

Dhea Natasya dan Langkah Besar di World Surf League

Perjalanan Dhea Natasya menuju level tertinggi surfing profesional dunia bukan terjadi dalam semalam.

Atlet asal Bali tersebut sukses menjadi juara Hamamatsu LQS di Jepang setelah tampil konsisten sepanjang rangkaian qualifying series.

Hasil itu membuatnya mengumpulkan poin tertinggi sekaligus memastikan satu tempat di WSL World Longboard Tour.

Kompetisi tersebut hanya diikuti 24 atlet wanita terbaik dunia dan kerap disejajarkan dengan Formula 1 atau MotoGP dalam dunia balap.

Pencapaian ini terasa semakin spesial karena Dhea menjadi wanita pertama dari Indonesia dan wanita ketiga di Asia yang berhasil mencapai level tersebut.

Budaya Surfing Bali yang Mendunia

Dhea Natasya

Surfing memiliki posisi unik dalam perkembangan budaya modern Bali.

Dari olahraga komunitas di pesisir pantai, surfing berkembang menjadi bagian dari identitas gaya hidup yang erat dengan wellness culture dan active lifestyle.

Perkembangan ini juga memengaruhi banyak sektor lain, termasuk industri makanan dan minuman sehat lokal.

YUMMY, brand dairy lokal yang berdiri di Bali sejak 1988, menjadi salah satu perusahaan yang tumbuh bersama perubahan budaya tersebut.

Didirikan oleh Hermina Ruetz dan Suhardani Arifin, YUMMY membawa visi menghadirkan produk dairy lokal berkualitas sambil tetap dekat dengan kultur masyarakat Bali.

“YUMMY lahir dan berkembang di Bali bersama budaya dan komunitas yang membuat pulau ini dikenal dunia seperti sekarang.”

“Kami merasa sudah waktunya memberikan dukungan kepada generasi baru yang membawa semangat hidup sehat, berani, dan mampu membawa nama Indonesia ke level internasional,” ujar President Director YUMMY Dairy, Emireza Arifin.

Dhea Natasya Simbol Generasi Baru Atlet Indonesia

Dhea bukan nama baru di dunia surfing nasional. Sebelum tampil di level internasional, ia sudah lebih dulu mengoleksi berbagai prestasi penting.

Pada SEA Games Filipina 2019, Dhea berhasil meraih medali emas untuk nomor longboard putri.

Sementara di PON Aceh 2024, ia kembali mencatat hasil impresif lewat medali emas Women’s Longboard dan medali perak Women’s Shortboard.

Kemampuannya tampil kompetitif di dua disiplin berbeda membuat Dhea dianggap sebagai salah satu surfer wanita muda paling potensial yang dimiliki Indonesia saat ini.

Di luar prestasi olahraga, kehadiran Dhea juga membawa pesan yang lebih luas tentang wanita muda Indonesia yang berani membangun mimpi di level internasional.

“Bisa mendapat dukungan dari brand lokal Indonesia seperti YUMMY adalah sesuatu yang sangat berarti buat saya,” tutur Dhea.

“Saya berharap perjalanan ini bukan hanya tentang diri saya sendiri, tetapi juga bisa memberi semangat bagi lebih banyak perempuan Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar.”