Koleksi Jam Tangan Legenda F1 Michael Schumacher Terjual Rp 70 Miliar dalam Lelang di Swiss

MALE INSPIRE.id – Koleksi jam tangan milik legenda Formula 1, Michael Schumacher terjual senilai 4 juta franc Swiss atau setara Rp 70 miliar di rumah lelang Christie’s, Jenewa, Swiss pada hari Selasa (14/5/2024) lalu.

Seperti diberitakan Reuters, koleksi jam tangan itu mencakup iterasi dari Rolex, FP Journe, dan Audemars Piguet, yang dijual oleh keluarga Schumacher.

Satu jam tangan kustom dari FP Journe dengan pesan terukir, yang diberikan kepala tim Ferrari Jean Todt sebagai hadiah Natal untuk Schumacher terjual seharga 1,5 juta franc Swiss atau kira-kira Rp 26,2 miliar.

Baca juga: Hublot x Kylian Mbappe Luncurkan Jam Tangan Big Bang untuk Euro 2024

Jam tangan itu tadinya diperkirakan akan terjual hingga 2 juta franc Swiss (sekitar Rp 35 miliar).

Koleksi Schumacher berikutnya, yaitu Audemars Piguet Royal Oak kustom terjual dengan nilai 415.800 franc Swiss atau lebih kurang Rp 7,2 miliar.

Angka ini melebihi perkiraan awal yang berkisar antara 150.000 franc Swiss-250.000 franc Swiss, atau setara Rp 2,6 miliar-Rp 4,3 miliar.

Baca juga: 11 Koleksi Jam Tangan Sylvester Stallone Dilelang, dari Patek Philippe hingga Panerai

“Para kolektor sangat senang menemukan jam tangan yang penuh dengan sejarah ini,” kata Kepala Divisi Jam Tangan Christie’s di Eropa, Remi Guillemin.

Sedikit menengok ke belakang, mantan pembalap tim Ferrari tersebut tidak pernah terlihat lagi di hadapan publik sejak mengalami cedera kepala yang parah akibat kecelakaan saat bermain ski di Pegunungan Alpen pada 29 Desember 2013.

Ketika itu, ia terjatuh dan kepalanya menghantam batu dengan keras. Schumacher didiagnosis mengalami cedera traumatik otak dan dalam kondisi koma.

Sampai hari ini, tidak ada tanda-tanda Schumacher pulih. Kondisi juara dunia Formula 1 sebanyak tujuh kali itu masih dirahasiakan keluarganya.

1 Trackback / Pingback

  1. Deretan Jam Tangan Polaris Baru yang Dirilis Jaeger-LeCoultre - Male Inspire

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*