MALEINSPIRE.id – Koleksi anniversary SEGA ke-65 menjadi cara baru mereka merayakan perjalanan panjangnya di industri game.
Alih-alih sekadar merilis merchandise konvensional, perusahaan ini memilih pendekatan yang lebih artistik melalui koleksi apparel dan produk fisik yang menonjolkan eksperimen visual.
Perayaan ini diwujudkan lewat pop-up store bertajuk “65th THE LIMITED SHOP” yang digelar di MIYASHITA PARK, kawasan ikonik di Shibuya, Jepang.
Di sinilah warisan digital SEGA diterjemahkan menjadi objek nyata yang sarat sentuhan artistik.
Koleksi Anniversary SEGA ke-65 dan Eksperimen Glitch Embroidery
Salah satu elemen paling menonjol dalam koleksi anniversary SEGA ke-65 adalah teknik glitch embroidery dari Nukeme.
Teknik ini tidak sekadar menghias kain, tetapi secara sengaja memanipulasi sistem mesin bordir berbasis komputer.
Alih-alih menghasilkan pola yang presisi, proses ini justru menciptakan “kesalahan” mekanis yang disengaja.
Logo dan elemen visual khas SEGA tampak terdistorsi, seolah-olah mengalami error digital yang kemudian dibekukan dalam bentuk tekstil.
Pendekatan ini menjadikan kesalahan sebagai estetika, sekaligus mengaburkan batas antara dunia digital dan fisik.
Sentuhan Artistik Shohei Ochiai

Selain eksperimen berbasis mesin, koleksi anniversary SEGA ini juga menampilkan karya ilustratif dari Shohei Ochiai.
Ia dikenal akan gaya garis tebal bertekanan tinggi yang dinamis dan tidak terduga.
Dalam koleksi ini, Ochiai menghadirkan kontras yang menarik. Jika glitch embroidery mewakili distorsi digital, maka goresan tangannya menghadirkan kesan mentah, manual, dan sangat manusiawi.
Perpaduan keduanya menciptakan identitas visual yang kompleks—antara teknologi dan ekspresi personal.
Kolaborasi Kreator
Tak hanya dua nama utama, koleksi anniversary SEGA tersebut juga melibatkan sejumlah kreator seperti Shinknowsuke, Bokunou, serta duo Lugosis & Strato.
Kolaborasi ini memperkaya perspektif dalam mengolah arsip panjang SEGA—mulai dari era arcade hingga konsol modern—menjadi desain streetwear yang relevan dengan kultur masa kini.
Representasi Budaya Pop
Lebih dari sekadar lini pakaian, koleksi anniversary SEGA ke-65 berfungsi sebagai arsip budaya pop dalam bentuk baru.
Ia menggabungkan sejarah, teknologi, dan seni dalam satu medium yang bisa dikenakan.
Koleksi ini dirilis secara terbatas melalui pop-up di MIYASHITA PARK yang berlangsung dari 21 hingga 28 Mei 2026, menjadikannya eksklusif sekaligus ephemeral—sebuah pengalaman yang hanya bisa dirasakan dalam waktu singkat.