MALEINSPIRE.id – Bagi sebagian orang, keinginan memiliki tato sering kali terhalang oleh rasa takut terhadap rasa sakit yang ditimbulkan oleh jarum konvensional. Kabar baiknya, CipherX memiliki solusi atas masalah tersebut.
Perusahaan rintisan CipherX baru saja resmi memperkenalkan teknologi tato tanpa rasa sakit pertama di dunia.
Lewat perangkat microdot mutakhir yang diluncurkan di London, proses merajah tubuh kini bisa dilakukan dengan jauh lebih nyaman.
Teknologi ini hadir bukan untuk menghilangkan nilai seni tato, melainkan memberikan alternatif bagi mereka yang menginginkan karya seni visual di tubuh tanpa harus melalui proses penusukan jarum yang menyakitkan.
Cara Kerja Tato Tanpa Rasa Sakit Berbasis Jarum Mikro
Sistem buatan CipherX ini terdiri dari alat pengisi daya (loading dock), aplikator genggam, serta patch khusus yang membawa desain tato dalam bentuk rangkaian jarum mikro (microneedles).
Saat patch ditekan ke kulit menggunakan aplikator, jarum mikro tersebut akan menyalurkan pigmen sekaligus melarut di dalam lapisan kulit.
Ferdinand Kohle, pendiri CipherX, mengibaratkan proses pelarutan jarum mikro tersebut seperti bangunan di pantai.
“Kamu bisa membayangkannya seperti istana pasir—ia berdiri kokoh sampai kamu menyiramkan air di atasnya,” ujar Kohle.
Setelah patch menempel di kulit selama 10 hingga 15 menit, lembaran tersebut tinggal dikupas.
Hasil awalnya memang tampak samar, namun pigmen warna akan berkembang penuh dalam waktu dua hari.
Perawatannya pun tergolong praktis. Pengguna tidak perlu membebat area tato dengan plastik penutup, cukup menjaga kebersihan lokasi tato selama 24 jam pertama dan menghindari aktivitas berat seperti sauna atau berolahraga.
Dari Fobia Jarum Menjadi Terobosan Teknologi
Gagasan merancang tato tanpa rasa sakit ini bermula pada Desember 2020.
Kohle, yang berlatar belakang di industri desain dan farmasi, terdorong oleh rasa takutnya sendiri terhadap darah dan jarum suntik.
Ia kemudian mengeksplorasi teknologi jarum mikro—yang biasa digunakan dalam perawatan wajah—dan mencoba menerapkannya pada seni merajah tubuh.
Ia menjelaskan bahwa apa yang awalnya berawal dari pertanyaan pribadi, berkembang menjadi eksplorasi besar mengenai bagaimana seni bertato dapat dirancang ulang menggunakan rekayasa modern dan pendekatan yang berpusat pada manusia.
Kini, layanan tersebut mulai dibuka untuk umum di toko utama CipherX di West London, serta lewat berbagai acara kolaborasi.
Menjalankan perusahaan bersama mantan ahli bedah Karl-Anton Harms, Kohle menegaskan inovasi microdot ini tidak ditujukan untuk menggantikan teknik tato tradisional atau pembuatan tato berukuran besar (sleeve), melainkan menyasar desain-desain ikonografis yang lebih ringkas.