Indonesia Rajai Pasar Penerbangan di Asia Tenggara Versi OAG

pasar penerbangan

MALEINSPIRE.id – Pasar penerbangan di kawasan regional menunjukkan dinamika yang menarik sepanjang periode September 2025 hingga September 2026.

Berdasarkan laporan pemeringkatan dari lembaga data penerbangan global OAG, Indonesia berhasil menjadi pemimpin pasar penerbangan di Asia Tenggara dengan jumlah kapasitas tempat duduk tahunan paling melimpah.

Secara umum, maskapai full-service (layanan penuh) kini menguasai 56 persen dari total porsi penerbangan di kawasan ini dengan menyumbang 26,9 juta kursi—tumbuh 6,4 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sebaliknya, maskapai berbiaya rendah (low-cost carrier/LCC) justru mengalami penurunan kapasitas sebesar 3,3 persen menjadi 21,1 juta tempat duduk.

Negara dengan Pasar Penerbangan Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia mengukuhkan posisinya di urutan teratas untuk pasar penerbangan terbesar di Asia Tenggara, dengan mencatatkan 11,01 juta tempat duduk, naik 4,3 persen.

Vietnam menyusul di peringkat kedua lewat 7,27 juta kursi, disikuti Thailand di posisi ketiga.

Berikut rincian peringkat kapasitas penerbangan per negara:

  • Indonesia: 11,01 juta kursi (naik 4,3 persen)
  • Vietnam: 7,27 juta kursi (naik 10 persen)
  • Thailand: 7,19 juta kursi (turun 1,7 persen)
  • Malaysia: 5,44 juta kursi (turun 6,5 persen)
  • Filipina: 4,78 juta kursi (turun 5,7 persen)
  • Singapura: 3,65 juta kursi (naik 3,4 persen)
  • Kamboja: 390.000 kursi (turun 7,2 persen)
  • Myanmar: 240.000 kursi (naik 1,2 persen)
  • Laos: 200.000 kursi (turun 5,2 persen)
  • Brunei: 80.000 kursi (turun 8 persen)

Tak hanya secara keseluruhan, dominasi Indonesia juga terlihat kuat di sektor rute domestik.

Pasar domestik Indonesia mencatatkan 8,71 juta tempat duduk per September 2026 (tumbuh 9,5 persen), jauh mengungguli Vietnam di posisi kedua dengan 3,98 juta kursi dan Thailand di urutan ketiga dengan 3,16 juta kursi.

Maskapai dengan Kapasitas Tempat Duduk Terbanyak

Dilihat dari sisi penyedia layanan penerbangan, maskapai swasta asal Malaysia, AirAsia, menempati urutan pertama sebagai maskapai dengan kapasitas kursi terbanyak untuk rute penerbangan di Asia Tenggara, yakni mencapai 2,381 juta tempat duduk.

Daftar 10 besar maskapai dengan kapasitas terbesar di Asia Tenggara:

  1. AirAsia: 2,381 juta kursi
  2. Vietnam Airlines: 2,255 juta kursi
  3. Lion Air: 2,23 juta kursi
  4. Vietjet: 2,061 juta kursi
  5. Cebu Pacific: 2,023 juta kursi
  6. Singapore Airlines: 1,802 juta kursi
  7. Batik Air: 1,472 juta kursi
  8. Citilink: 1,385 juta kursi
  9. Super Air Jet: 1,347 juta kursi
  10. Malaysia Airlines: 1,314 juta kursi