Bagaimana Keawetan Sepatu Kulit Berbahan Daur Ulang?

MALE INSPIRE.id – Isu sampah di industri fesyen kini menjadi perhatian serius konsumen, sehingga banyak produsen, termasuk produsen sepatu kulit yang berupaya menciptakan produk berkelanjutan atau sustainable.

Belum lama ini, produsen sepatu bot asal Inggris, Dr Martens membuat terobosan dengan mendaur ulang kulit bekas untuk dijadikan sepatu kulit baru.

Tentu saja terobosan itu mengundang banyak pertanyaan mengenai kualitas, ketahanan, hingga kenyamanan sepatu kulit berbahan daur ulang ketika dipakai.

Baca juga: Tips Merawat Sepatu Favorit Anda

Upaya Dr Martens menyelamatkan lingkungan

Seperti dilansir laman Hypebeast, program kulit daur ulang yang disebut Genix Nappa ini digarap Dr Martens sebagai langkah untuk melestarikan lingkungan dengan memanfaatkan kulit bekas yang akan dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Dalam menciptakan Genix Nappa, Dr Martens menggandeng Gen Phoenix, yang menguraikan limbah kulit hingga ke tingkat serat sampai menjadi kulit baru.

Setelah diproses, tercipta kulit baru yang lentur dan berbeda dari bahan kulit sepatu Dr Martens pada umumnya yang cenderung keras ketika pertama kali dikenakan. Kulit ini memberikan kesan seperti sudah dipakai lama sehingga terasa lembut.

Baca juga: Adidas Meluncurkan Sepatu Ultraboost Teringan yang Pernah Ada

Diklaim lebih tahan lama daripada bahan daur ulang lain

Adam Meek, Chief Product Officer Dr Martens mengatakan bahwa kulit Genix Nappa dianggap terobosan dibandingkan bahan daur ulang lain yang cenderung tidak bertahan terlalu lama.

“Kami sangat bersemangat membawa Genix Nappa ke pasar karena kami telah menemukan solusi yang lebih berkelanjutan menggunakan bahan yang tidak mengurangi daya tahan sepatu kami,” tutur Meek, sebagaimana dilaporkan Hypebeast.

“Beberapa material berdampak rendah yang telah kami uji seperti material daur ulang atau material nabati kurang tahan lama, sehingga menemukan solusinya adalah hal istimewa.”

Mengandung lebih dari 50 persen kulit bekas, Genix Nappa dirancang sebagai solusi atas penumpukan limbah kulit, di mana Dr Martens mengambil kembali potongan kulit dan mengolahnya sampai menjadi bahan yang lembut namun tahan lama.

Lebih lanjut, Meek menyebut bahan Genix Nappa memiliki tekstur yang lembut dan tahan lama, serta hanya memberikan dampak lebih rendah bagi lingkungan ketimbang kulit konvensional.

“Saat menguji material baru, penting bagi kami untuk tidak berkompromi dengan gaya, kesesuaian, kenyamanan, atau daya tahan,” imbuh pria tersebut.

Baca juga: Adidas Usung Kembali Sepatu Lari Era 2000-an

Siap luncurkan 5.000 pasang sepatu kulit daur ulang

Dr Martens berencana meluncurkan sekitar 5.000 pasang sepatu kulit berbahan Genix Nappa untuk mengetahui lebih lanjut performa bahan tersebut.

Produsen asal Inggris itu juga akan mendengarkan pendapat pengguna sebelum nantinya menambah kuantitas produk ke pasaran.

“Ini baru awal. Kami akan terus mengembangkan campuran bahan kami untuk meningkatkan jumlah bahan ramah lingkungan yang digunakan di semua kategori produk,” kata Meek.

“Misi jangka panjang kami adalah membuat alas kaki kami 100 persen dari bahan ramah lingkungan di tahun 2040.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*