Hindari 7 Makanan Ini Saat Buka Puasa Agar Pencernaan Tetap Nyaman

buka puasa

MALEINSPIRE.id – Saat waktu buka puasa tiba, sering kali kita tergoda untuk menyantap segala hidangan tanpa mempertimbangkan kondisi lambung yang sedang sensitif.

Sayangnya, hal ini justru dapat mengganggu sistem pencernaan kita.

Ahli gizi dari Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Toto Sudargo, mengingatkan pentingnya memilih menu buka puasa yang ramah bagi pencernaan.

“Tubuh tidak menerima makanan dalam waktu lama, sehingga kita harus bijak memilih menu agar perut tidak mengalami masalah dan ibadah malam seperti salat Tarawih tetap lancar,” ujar dia.

Makanan yang sebaiknya dihindari saat buka puasa

buka puasa

Berikut adalah tujuh jenis makanan dan minuman yang sebaiknya kamu batasi atau hindari saat waktu berbuka tiba:

1. Makanan yang Mengandung Gas

Mengonsumsi makanan yang memicu produksi gas berlebih saat perut kosong dapat menyebabkan perut kembung dan rasa tidak nyaman.

Beberapa jenis sayuran dan buah yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Nangka

  • Kembang kol dan brokoli

  • Kubis dan jamur

  • Minuman berkarbonasi (soda)

2. Hidangan Terlalu Pedas

Meski menggugah selera, makanan pedas dapat mengiritasi dinding lambung yang sudah kosong seharian.

Efek “kaget” pada usus ini sering kali memicu sensasi terbakar dan gangguan pencernaan sesaat setelah berbuka.

3. Makanan dengan Rasa Asam yang Tajam

ketemu mantan saat bukber

Sama halnya dengan makanan pedas, tingkat keasaman yang tinggi pada jeruk, mangga muda, acar, hingga yogurt dapat memicu lonjakan asam lambung.

Hindari jenis makanan ini sebagai menu buka puasa agar tidak terjadi iritasi pada lambung.

4. Makanan Tinggi Gula secara Berlebihan

Banyak orang beranggapan bahwa buka puasa harus dengan yang manis.

Namun, makanan tinggi gula seperti kue tart atau camilan manis berlebih justru menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis, yang diikuti dengan rasa lemas pada tubuh.

Selain itu, rasa manis yang berlebihan cenderung menurunkan selera makan untuk menu utama yang lebih bergizi.

5. Gorengan dan Makanan Berlemak Tinggi

Makanan berminyak atau gorengan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga memaksa sistem pencernaan bekerja ekstra keras secara mendadak.

Alih-alih gorengan, pilihlah makanan berkuah seperti sup bening untuk mendukung metabolisme tubuh setelah berpuasa.

6. Kopi dan Minuman Berkafein

Minum kopi saat berbuka, terlebih jika dicampur susu, dapat menekan nafsu makan. Padahal, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup saat berbuka untuk mengembalikan stamina yang hilang.

7. Teh (Terutama Teh Pekat)

Dokter gizi Tan Shot Yen menyarankan untuk membatasi konsumsi teh saat berbuka karena sifatnya yang diuretik.

Efek ini memicu keinginan untuk buang air kecil lebih sering, yang justru berisiko menghambat proses rehidrasi tubuh.

Air putih (suhu ruang atau hangat) tetap menjadi pilihan terbaik untuk menghidrasi tubuh kembali.