Mesin Kopi Ducati Rp53 Juta Jadi Sorotan, Mewah tetapi Dianggap Pemborosan

mesin kopi ducati

MALEINSPIRE.id – Mesin kopi Ducati baru-baru ini menjadi sorotan publik.

Belum lama ini, Ducati, pabrikan otomotif asal Italia berkolaborasi dengan perusahaan Swiss, Cuisine Barista untuk menghadirkan Barista M3 1926 Limited Edition —mesin espresso eksklusif dengan harga mencapai 3.000 dolar AS atau sekitar Rp53,1 juta.

Di atas kertas, mesin kopi Ducati ini tampil layaknya supercar dalam bentuk mesin kopi.

Namun, di balik desain futuristis dan fitur canggihnya, satu hal justru memancing perdebatan: mesin ini hanya bisa menggunakan kopi kapsul atau coffee pods.

Mesin Kopi Ducati Hadir dengan Desain Ala Dunia Balap

Barista M3 1926 Limited Edition membawa identitas Ducati secara penuh ke area dapur.

Dominasi warna hitam dipadukan panel merah khas Ducati membuat tampilannya terlihat agresif dan premium.

Hal yang paling mencuri perhatian adalah penggunaan material serat karbon di hampir seluruh panel bodi.

Bahkan, mesin kopi Ducati ini diklaim sebagai “world’s only carbon-fiber capsule machine” atau satu-satunya mesin kopi kapsul berbahan serat karbon di dunia.

Sesuai namanya, angka “1926” merujuk pada tahun berdirinya Ducati.

Jumlah produksinya pun dibuat sangat terbatas, hanya 1.926 unit secara global, menjadikannya lebih dekat dengan barang koleksi ketimbang sekadar alat pembuat kopi.

Fitur Premium yang Tidak Biasa untuk Mesin Kapsul

mesin kopi ducati

Meski mengusung sistem kapsul yang identik dengan kepraktisan, Ducati dan Cuisine Barista tetap membenamkan fitur-fitur kelas profesional.

Pengguna dapat mengatur suhu penyeduhan, tingkat intensitas rasa kopi, hingga sistem pre-infusion untuk menghasilkan karakter espresso yang lebih presisi.

Seluruh pengoperasian mesin juga bisa dikontrol melalui aplikasi smartphone khusus.

Tidak hanya itu, mesin ini memiliki dua metode pengocok susu.

Selain steam wand tradisional seperti pada mesin espresso profesional, tersedia pula fitur “the world’s first in-cup milk frother” yang memungkinkan susu diproses langsung di dalam gelas menggunakan teknologi induksi panas.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna membuat berbagai tekstur foam, mulai dari busa panas hingga cold foam, tanpa perlu alat tambahan.

Dikritik karena Dinilai Kontradiktif

mesin kopi ducati

Di balik seluruh kemewahan tersebut, kritik mulai bermunculan dari kalangan pencinta kopi.

Banyak yang menilai konsep mesin kopi Ducati seharga puluhan juta rupiah terasa kontradiktif ketika hanya bisa menggunakan kopi kapsul.

Bagi penikmat kopi serius, pengalaman espresso biasanya identik dengan biji kopi segar yang digiling langsung untuk mendapatkan kualitas rasa terbaik.

Karena itu, penggunaan kapsul dianggap terlalu membatasi potensi mesin semahal ini.

Managing Editor Sprudge Media Network, Zac Cadwalader, bahkan menyindir konsep tersebut dengan analogi yang tajam.

“Ibarat mobil Bugatti tetapi bermesin mobil mainan anak-anak. Ibarat jam tangan mewah Patek Philippe tetapi versi digital,” tulisnya.

Meski menuai kritik, Barista M3 1926 Limited Edition tampaknya memang tidak sepenuhnya ditujukan untuk kalangan barista rumahan.

Produk ini lebih terasa sebagai simbol gaya hidup premium dan barang koleksi bagi penggemar loyal Ducati yang ingin membawa identitas merek favorit mereka hingga ke sudut dapur rumah.