MALEINSPIRE.id – Berbicara soal kesehatan jantung, banyak orang sangat khawatir dengan pola makan buruk atau kebiasaan merokok.
Namun, kita sering mengabaikan satu ancaman kesehatan yang jauh lebih senyap, yakni kursi kerja sendiri.
Bahaya duduk terlalu lama tanpa jeda menjadi ancaman serius bagi kesehatan jantung jangka panjang yang kerap tidak disadari oleh para pekerja kantoran.
Dampak dan Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan Jantung
Dr Sanjay Bhojraj, spesialis jantung dan pembuluh darah, memperingatkan bahwa kebiasaan berdiam diri selama berjam-jam merupakan ancaman fatal yang jarang dipikirkan orang dua kali.
Menurut Sanjay, perilaku berdiam diri secara terus-menerus akan mengakibatkan sirkulasi darah melambat secara signifikan.
Selama lebih dari 20 tahun praktiknya, ia menemukan bahwa kondisi ini memicu peningkatan kadar gula darah serta memperbesar risiko terjadinya pembekuan darah secara mendadak.
“Kondisi inilah yang menjadi jalur utama bagaimana serangan jantung dan stroke mulai mengintai mereka yang jarang beranjak dari tempat duduknya,” kata dia mengenai efek samping gaya hidup pasif tersebut.
Deretan Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai
Selain mengganggu fungsi organ vital, bahaya duduk terlalu lama juga memicu fenomena medis yang disebut perlambatan metabolisme.
Saat tubuh tidak bergerak dalam waktu lama, enzim yang bertugas memecah lemak (lipid) dalam darah akan mengalami penurunan fungsi secara drastis.
Berikut adalah beberapa risiko kesehatan utama akibat terlalu lama berdiam diri:
- Sirkulasi darah melambat secara drastis.
- Kadar gula darah melonjak tajam.
- Peningkatan risiko pembekuan darah mendadak.
- Penurunan efektivitas enzim pemecah lemak (lipid).
Melihat besarnya bahaya duduk terlalu lama bagi tubuh kita, sangat penting untuk mulai membiasakan diri mengambil jeda singkat setiap beberapa puluh menit sekali guna merenggangkan otot dan melancarkan kembali aliran darah.