Chad Gilbert Meninggal Dunia di Usia 45 Tahun, Tinggalkan Warisan Besar di New Found Glory

Chad Gilbert

MALEINSPIRE.id – Chad Gilbert, gitaris sekaligus salah satu pendiri New Found Glory, meninggal dunia pada Minggu, 20 September 2026, dalam usia 45 tahun. Ia meninggal setelah bertahun-tahun menjalani perjuangan melawan kanker yang pertama kali didiagnosis pada 2021.

Kepergian Chad menjadi kehilangan besar bagi dunia pop-punk. Selama hampir tiga dekade, ia bukan hanya menjadi gitaris New Found Glory, tetapi juga ikut membentuk karakter musik band yang menjadi salah satu nama penting dalam skena pop-punk Amerika.

Chad meninggalkan sang istri, Lisa Cimorelli, putrinya, Lily, ibunya, Jackie, serta saudara laki-lakinya, Brian.

Perjalanan Chad Gilbert Bersama New Found Glory

Sebelum dikenal sebagai gitaris New Found Glory, Chad Gilbert lebih dulu aktif di skena hardcore. Ia pernah menjadi vokalis Shai Hulud, band yang ikut membentuk perjalanan awalnya sebagai musisi.

Pada 1997, Chad bersama Jordan Pundik, Ian Grushka dan sejumlah musisi lainnya membentuk New Found Glory di Coral Springs, Florida. Dari sana, perjalanan mereka berkembang pesat hingga menjadi salah satu band yang identik dengan gelombang pop-punk akhir 1990-an dan awal 2000-an.

New Found Glory merilis Nothing Gold Can Stay pada 1999, kemudian album New Found Glory pada 2000. Popularitas mereka semakin besar setelah merilis Sticks and Stones pada 2002.

Album tersebut melahirkan lagu yang hingga kini masih lekat dengan nama New Found Glory, termasuk “My Friends Over You” dan “Hit or Miss”. Kesuksesan berlanjut melalui Catalyst pada 2004 yang juga berhasil menembus posisi tinggi di tangga album Amerika Serikat.

Bagi Chad Gilbert, perjalanan tersebut bukan sekadar soal merilis album dan menjalani tur. Ia terus menjadi bagian dari proses kreatif New Found Glory selama bertahun-tahun, termasuk dalam penulisan lagu.

Tetap Bermusik Saat Melawan Kanker

Kehidupan Chad Gilbert berubah setelah ia didiagnosis menderita kanker pada 2021. Kondisinya kemudian berkembang dan membuatnya harus menjalani berbagai prosedur medis.

Pada Februari 2026, Chad bahkan menjalani operasi otak darurat setelah dokter menemukan tiga tumor. Meski menghadapi kondisi yang berat, ia tetap berusaha mempertahankan semangat untuk berkarya dan kembali ke panggung.

Dalam wawancara dengan PEOPLE pada April 2026, Chad berbicara mengenai hal-hal yang paling berarti dalam hidupnya. Menurutnya, musik memang menjadi salah satu impian yang berhasil ia wujudkan, tetapi keluarga memiliki tempat yang jauh lebih penting.

“Impian saya terwujud berkat keluarga saya, dan karena saya telah melakukan begitu banyak hal secara kreatif.”

Chad juga melihat musik sebagai sesuatu yang lebih besar daripada sekadar pekerjaan. Ia berharap lagu-lagu New Found Glory bisa menemani orang-orang yang sedang melewati masa sulit.

Ia mengatakan bahwa band tersebut ingin membuat musik yang dapat dirasakan oleh orang biasa dan, sebisa mungkin, memberikan inspirasi kepada mereka yang sedang menghadapi persoalan hidup.

Kembali ke Panggung dengan Kondisi Terbatas

Salah satu momen paling mengharukan dalam perjalanan terakhir Chad Gilbert terjadi pada 8 Juni 2026 di Nashville.

Beberapa bulan setelah menjalani operasi otak, Chad kembali tampil bersama New Found Glory. Kondisi fisiknya membuat ia harus menggunakan skuter bermotor ketika berada di atas panggung.

Namun, keterbatasan tersebut tidak menghentikannya untuk memainkan gitar.

Chad tetap tampil untuk membawakan “Hit or Miss” dan “My Friends Over You”. Momen tersebut menjadi semakin berarti karena putrinya, Lily, juga hadir dan menjadi saksi penampilan sang ayah.

Setelah pertunjukan, Chad mengungkapkan rasa syukurnya karena masih diberi kesempatan untuk tampil.

“Saya berkesempatan tampil di depan putri saya, sesuatu yang benar-benar tidak pernah saya bayangkan akan bisa saya lakukan lagi,” tulis Chad melalui Instagram.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dokter dan perawat yang membantunya melewati perjuangan panjang melawan penyakit tersebut.

Warisan untuk Penggemar Pop-Punk

Kepergian Chad Gilbert menutup perjalanan panjang seorang musisi yang selama hampir 30 tahun menjadi bagian dari New Found Glory.

Namanya tidak hanya tercatat sebagai gitaris dan salah satu pendiri band. Chad juga ikut terlibat dalam penulisan lagu dan berbagai proses kreatif yang membuat New Found Glory mampu bertahan melewati perubahan zaman dan tren musik.

Namun, warisan Chad tidak berhenti pada katalog lagu.

Di tahun-tahun terakhir hidupnya, ia menunjukkan bahwa kecintaannya terhadap musik tetap berjalan beriringan dengan kecintaannya kepada keluarga. Bahkan ketika kondisi kesehatan membuatnya harus beradaptasi, ia masih berusaha kembali memainkan gitar dan bertemu dengan para penggemarnya.

Bagi generasi penggemar pop-punk, Chad Gilbert akan selalu menjadi bagian dari perjalanan New Found Glory. Sementara bagi keluarganya, ia adalah seorang suami, ayah, anak, dan saudara yang meninggalkan kenangan jauh lebih besar daripada sekadar musik.

Perjalanannya mungkin telah berakhir, tetapi suara gitar dan lagu-lagu yang ia bantu ciptakan bersama New Found Glory akan terus hidup bersama para pendengarnya.