Viral, Robot Humanoid di China Mengemis Layaknya Manusia

robot humanoid

MALEINSPIRE.id – Pemandangan unik sekaligus ganjil baru-baru ini menghebohkan pejalan kaki di Chengdu, China lantaran aksi robot humanoid.

Sebuah rekaman video yang diambil pada 11 Juni 2026 lalu memperlihatkan aksi tidak biasa dari robot humanoid yang tampak bersimpuh di trotoar jalanan dan menggerakkan tangannya, menyerupai gestur seseorang yang sedang meminta sumbangan.

Menariknya, aksi “mengemis” ini dikemas dengan sentuhan teknologi modern.

Di samping robot humanoid tersebut, diletakkan sebuah papan kode QR untuk metode pembayaran digital.

Tak hanya itu, sebuah tas dengan layar LED di dekatnya menampilkan pesan dalam bahasa Mandarin yang jika diterjemahkan berarti “meminta biaya listrik”.

Hingga kini, motif di balik aksi nyeleneh tersebut masih misterius.

Banyak spekulasi bermunculan di kalangan publik mengenai apakah fenomena ini merupakan bagian dari proyek seni instalasi, strategi pemasaran kreatif, eksperimen sosial, atau sekadar pertunjukan pribadi dari seseorang yang gemar mengulik teknologi.

Masa Depan Robot Humanoid di Ruang Publik China

Fenomena unik ini nyatanya muncul di tengah masifnya uji coba robot humanoid yang sedang digalakkan oleh pemerintah China di berbagai ruang publik.

Kota Chengdu sendiri menjadi salah satu wilayah yang sangat aktif mempromosikan uji coba robot dalam kondisi nyata di luar laboratorium.

Langkah berani ini diambil untuk menguji sejauh mana keandalan dan keamanan robot ketika berinteraksi langsung dengan dinamika masyarakat.

Adapun sektor-sektor produktif yang mulai disasar untuk implementasi teknologi ini meliputi transportasi, pariwisata, pendidikan, kepolisian, hingga layanan tata kota.

Langkah masif ini sejalan dengan visi jangka panjang negara tersebut.

Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China telah menetapkan robot humanoid sebagai salah satu industri masa depan yang sangat strategis.

Pemerintah setempat menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penguatan rantai pasok serta perluasan fungsi praktis dari teknologi robotik ini.

Dalam cetak biru pengembangannya, otoritas terkait menyampaikan arah kebijakan mereka secara optimistis.

“Kami menargetkan integrasi teknologi robotik yang lebih mendalam ke dalam ekonomi riil dapat tercapai sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang,” kata pihak kementerian dalam laporannya.

Apakah aksi robot pengemis di Chengdu ini merupakan tanda bahwa teknologi sudah terlalu jauh membaur dengan kehidupan urban, ataukah hanya sebuah hiburan kreatif di pinggir jalan?

Satu hal yang pasti, kehadiran mereka di ruang publik akan menjadi pemandangan yang semakin lumrah di masa depan.