8 Tanda Ular Bersembunyi di Rumah yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

MALEINSPIRE.id – Saat musim hujan atau cuaca lembap, halaman rumah sering kali menjadi tempat ideal bagi ular bersembunyi untuk berlindung dan mencari mangsa yang mudah didapat, seperti tikus.

Kondisi lingkungan yang kurang terawat, mulai dari rumput yang tinggi, tumpukan kayu, hingga saluran air yang jarang dibersihkan, sangat menarik perhatian hewan melata ini untuk menjadikannya sarang atau tempat bersembunyi.

Meski kerap dianggap sepele, keberadaan ular bersembunyi di halaman maupun di dalam hunian patut diwaspadai. Beberapa jenis ular memiliki bisa yang mematikan dan siap menyerang jika merasa terancam. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali berbagai petunjuk kecil di sekitar tempat tinggal.

Tanda ular bersembunyi di rumah kita

Berikut adalah 8 tanda ada ular bersembunyi di sekitar rumah yang perlu kita ketahui:

1. Adanya Kulit Ular yang Terkelupas

Dilansir dari Better Homes and Gardens, tanda paling jelas dari keberadaan ular di halaman rumah adalah serpihan kulit kering dan bersisik yang berceceran.

Secara umum, ular berganti kulit sekitar empat kali dalam setahun, tetapi jumlahnya bisa meningkat hingga 10 sampai 12 kali tergantung pada spesiesnya. Ketika tubuhnya bertumbuh, mereka meninggalkan kulit lamanya sekaligus dalam bentuk lembaran panjang.

2. Ditemukannya Kotoran Ular

Selain kulit bersisik, ular juga biasanya meninggalkan kotoran di area kebun, dinding, bawah furnitur, hingga di sudut-sudut gelap lainnya.

Brad Guerrera, seorang pemilik Expest Control di Texas, menjelaskan bahwa kotoran ular mirip dengan kotoran burung—berwarna gelap, kental, serta berisi sisa tulang atau bulu kecil dari santapan terakhir mereka, dan umumnya disertai ujung berwarna putih.

3. Munculnya Jejak Lintasan

Jejak hewan melata ini memang agak sulit dikenali di atas area yang dipenuhi banyak tanaman dan semak belukar. Kendati demikian, lintasan meluncur dapat terlihat dengan jelas di sekitar tempat yang berdebu, kotor, atau berserakan.

Selain itu, tanaman atau rerumputan yang tampak gepeng juga bisa menjadi indikasi kuat adanya ular.

4. Suara Katak Menjerit

Di malam hari, suara katak barangkali sudah menjadi hal yang biasa kita dengar.

Namun, jika kita mendengar suara katak yang menjerit atau terdengar sangat keras, bisa jadi itu adalah pertanda bahwa reptil tersebut sedang dimangsa oleh ular.

5. Terdengar Suara Gemerisik di Loteng

Berdasarkan laporan dari AZ Animals, ular bersembunyi di rumah umumnya juga mengeluarkan suara gemerisik ketika merayap di dinding atau bergerak di plafon rumah.

Kita harus ekstra berhati-hati saat mendengar suara gesekan ini, meskipun hewan hama lain terkadang juga dapat memunculkan suara serupa.

6. Populasi Tikus Tiba-Tiba Berkurang

Sebagian besar dari kita mungkin merasa senang saat tikus yang sering berkeliaran di dalam rumah mendadak berkurang atau menghilang.

Meski begitu, kita tetap harus waspada karena bisa jadi tikus-tikus tersebut pergi bukan karena racun, melainkan karena telah menjadi santapan ular atau kabur setelah mencium feromon ular.

7. Anjing Peliharaan Terus Menggonggong

Menurut penangkap ular Neil Mellon, anjing dibekali kemampuan alami untuk mengendus kehadiran ular sekaligus mengusirnya.

Jika anjing peliharaan kita tampak mengendus-endus secara intens, terpaku pada area tertentu, dan menyalak tanpa sebab yang jelas, bisa jadi ia mendeteksi adanya ular bersembunyi di rumah.

8. Burung-Burung Cenderung Menghindar

Tanda terakhir yang bisa kita perhatikan adalah perilaku burung, baik burung peliharaan maupun liar.

Mereka biasanya enggan turun ke tempat makan jika ada ular yang bersembunyi di dekat rumah, dan memilih untuk tetap berada di tempat yang lebih tinggi seperti di atas pohon atau atap agar aman dari jangkauan ular.