Lelang Fosil Dinosaurus Langka Hank dan Koda di Joopiter, Tembus Miliaran Rupiah

MALEINSPIRE.id – Rumah lelang JOOPITER secara resmi mengumumkan penawaran istimewa untuk sepasang fosil dinosaurus Maiasaura yang diberi nama Hank dan Koda.

Penjualan fosil dinosaurus Maiasaura berusia 76 juta tahun ini membawa dua kerangka langka ke pasar global sebagai dua lot terpisah dengan estimasi gabungan mencapai hingga 2 juta dolar AS atau sekitar Rp31 miliar.

Spesies herbivora berparuh bebek ini sangat terkenal dalam dunia sains karena menjadi bukti ilmiah pertama mengenai perilaku pengasuhan anak pada dinosaurus.

Mengenal Fosil Dinosaurus Hank dan Koda Lebih Dekat

Diekskavasi dari Kuil Linster di Formasi Two Medicine, Montana, pasangan dari periode Kapur Akhir ini merepresentasikan dua tahap perkembangan yang berbeda dari spesies yang sama.

Koda, yang merupakan spesimen kerangka komposit dewasa, memiliki panjang 20,7 kaki dan tinggi 8,5 kaki.

Kerangka ini tersusun atas 68 persen tulang fosil asli berdasarkan hitungan, dengan estimasi nilai berkisar antara 900.000 dolar AS hingga 1,2 juta dolar AS atau setara Rp14 miliar-Rp18,6 miliar.

Sementara itu, Hank adalah spesimen kerangka komposit remaja yang berdiri setinggi 6,3 kaki dengan panjang 13 kaki.

Kerangka ini mengandung 62 persen material fosil asli dan diperkirakan bernilai antara 600.000 dolar AS-800.000 dolar AS atau sekitar Rp9,3 miliar-Rp12,4 miliar.

Persiapan Ilmiah dan Proses Lelang Fosil

Kedua kerangka fosil dinosaurus Maiasaura ini dipersiapkan di bawah arahan ilmiah Dr. Frédéric Lacombat. Dalam proses pembuatannya, kedua pajangan ini menggabungkan komponen cetak tiga dimensi dan resin epoxy pada bagian-bagian yang tidak memiliki tulang fosil asli.

Ketika dipamerkan berdampingan, spesimen fosil dinosaurus Maiasaura ini secara jelas memperlihatkan perubahan signifikan pada perkembangan tengkorak, proporsi tubuh, serta mekanika pergerakan seiring bertambahnya usia hewan tersebut.

Bagi yang tertarik mengikuti perkembangannya, penawaran untuk lelang eksklusif JOOPITER ini telah dibuka secara global sejak 22 September 2026 dan akan ditutup pada 6 Oktober 2026 mendatang.