Dari Jagat Digital ke Supermarket: Eatsambel Perluas Distribusi Ritel Modern di Jabodetabek

Eatsambel

MALEINSPIRE.id – Bagi para pencinta kuliner pedas, nama Eatsambel tentu sudah tidak asing lagi.

Merek kuliner lokal yang mengawali kiprahnya sebagai jawara Direct-to-Consumer (D2C) di platform digital ini kini melakukan terobosan besar.

Sebagai langkah transformasi menuju entitas Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) modern, Eatsambel perluas distribusi ritel modern di kawasan Jabodetabek demi mendekatkan diri kepada para pelanggan setianya.

Melalui ekspansi fisik ini, Eatsambel kini resmi menginvasi 41 jaringan ritel modern terkemuka di wilayah Jabodetabek.

Kamu bisa menemukan aneka varian sambal favoritmu di rak supermarket populer seperti The Foodhall (12 cabang), TipTop (8 cabang), Naga Pasar Swalayan (14 cabang), Indogrosir (7 cabang), hingga jaringan quick commerce Astro dan toko oleh-oleh di Bandara Soekarno-Hatta.

Langkah Eatsambel Perluas Distribusi Ritel Modern

Langkah strategis Eatsambel perluas distribusi ritel modern ini lahir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan kemudahan dan kepraktisan.

Jika sebelumnya konsumen harus menunggu proses pengiriman saat membeli secara online, kini kita dapat langsung mengambil varian Eatsambel favorit dari rak supermarket saat berbelanja kebutuhan harian.

CEO Eatsambel, Renaldo Akhira, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pengalaman belanja yang lebih utuh.

“Setelah membangun kehadiran dan interaksi yang sangat kuat dengan konsumen di kanal digital, Eatsambel ingin melengkapi pengalaman tersebut dengan akses offline,” kata Renaldo.

Ia menambahkan bahwa Eatsambel ingin memastikan konsumen dapat menemukan produknya dengan mudah saat berbelanja kebutuhan sehari-hari tanpa terhalang jarak dan waktu.

Sejalan dengan tagline terbarunya, “Teman di Setiap Santapan”, Eatsambel diposisikan sebagai pelengkap yang fleksibel untuk mendampingi beragam hidangan Nusantara.

Sensasi Sambal Ulek Rumahan dengan Bahan Khas Daerah

Eatsambel

Salah satu keunikan yang membedakan Eatsambel dari produk sambal kemasan lainnya di rak ritel adalah tekstur cabainya yang relatif kasar.

Karakteristik ini menghadirkan sensasi otentik yang mirip dengan sambal ulek buatan rumah.

Inspirasi produk ini berangkat dari resep keluarga serta kekayaan kuliner Nusantara yang dikemas praktis:

  • Bawang Ojolali: Menggunakan bawang khas Brebes dengan tekstur cabai kasar yang menggugah selera.
  • Ireng Ojolali: Mengusung cita rasa sambal hitam khas Madura.
  • Cumi Ciamik & Cumi Item Bara: Menghadirkan olahan cumi empuk yang dipadukan dengan bumbu gurih hingga tinta cumi asli.
  • Cakalang Rindu & Ayam Suwir Icikiwir: Menggunakan racikan ikan cakalang sangrai dan suwiran dada ayam berempah kaya rasa.

Fondasi Digital Solid dan Target Pertumbuhan 200 Persen

Langkah ekspansi fisik ini ditopang oleh kinerja bisnis digital yang sangat impresif.

Memulai debut di Shopee pada 2019 dan TikTok Shop pada 2021, Eatsambel konsisten mencatatkan pertumbuhan penjualan (GMV) rata-rata 5% per bulan dalam enam bulan terakhir, dengan repeat customer mencapai lebih dari 30%.

Tidak berhenti di Jabodetabek, fase awal ini menjadi pijakan bagi roadmap jangka panjang Eatsambel.

Memasuki tahun 2027, Eatsambel perluas distribusi ritel modern secara nasional dengan target pertumbuhan bisnis mencapai 200 persen.

Seluruh proses produksi pun tetap dikawal ketat lewat standar keamanan pangan berbasis GMP, HACCP, hingga ISO 22000:2018 demi menjaga kualitas rasa dan kepercayaan konsumen.