Waspada Risiko Emas Digital! Ini 6 Tips Investasi Emas Aman dan Menguntungkan

investasi emas

MALEINSPIRE.id – Investasi emas kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet, khususnya di platform media sosial X.

Namun, kali ini fokusnya bukan pada kilau keuntungannya, melainkan pada risiko tersembunyi di balik investasi emas digital.

Kekhawatiran ini mencuat menyusul laporan mengenai perusahaan emas digital di China yang mengalami gagal bayar, yang menyebabkan nasabah kesulitan menarik dana serta simpanan emas mereka.

Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi para investor di Indonesia. Di tengah fluktuasi ekonomi global, emas memang tetap menjadi instrumen safe haven yang menjanjikan.

Namun, pemilihan platform dan metode investasi yang salah justru bisa menjadi bumerang bagi kesehatan finansial kita.

Lantas, bagaimana cara memastikan investasi emas tetap memberikan rasa aman sekaligus keuntungan optimal?

Pakar perencana keuangan, Andi, membagikan enam panduan strategis yang perlu dipahami.

6 strategi investasi emas aman dan menguntungkan

investasi emas

Untuk meminimalisir risiko, terutama yang berkaitan dengan platform digital, berikut adalah langkah-langkah yang disarankan:

1. Prioritaskan emas fisik untuk keamanan maksimal

Bagi investor pemula atau mereka yang sangat mengutamakan keamanan, memiliki emas dalam bentuk fisik (logam mulia) adalah pilihan paling aman karena aset berada langsung di tangan kita.

2. Pilih platform digital yang terlisensi resmi

Jika kamu memilih emas digital karena kemudahannya, pastikan platform tersebut memiliki izin resmi dari lembaga berwenang seperti Bappebti atau OJK.

Legalitas adalah perlindungan hukum utama bagi dana kita.

3. Gunakan metode pembelian berkala

Alih-alih menunggu harga jatuh, terapkan strategi dollar-cost averaging atau membeli secara rutin sedikit demi sedikit. Cara ini efektif untuk mendapatkan harga rata-rata yang kompetitif dalam jangka panjang.

4. Fokus pada investasi jangka menengah dan panjang

Emas bukanlah instrumen untuk mencari keuntungan instan dalam hitungan hari. Idealnya, simpanlah emas minimal selama tiga tahun untuk merasakan pertumbuhan nilai yang signifikan.

5. Perhatikan selisih harga (Spread) sebelum menjual

Jika terpaksa harus menjual dalam jangka pendek, pastikan harga beli kembali (buyback) di pasar saat itu sudah lebih tinggi daripada harga saat kita membeli pertama kali agar tidak mengalami kerugian.

6. Transaksi di gerai resmi dan tepercaya

Untuk proses jual-beli yang transparan dan aman, selalu gunakan gerai resmi seperti Butik Emas Antam atau toko emas yang memiliki reputasi kredibel dan bonafid.

Karakteristik investasi emas

Selain tips di atas, ada beberapa faktor fundamental yang perlu diperhatikan oleh setiap investor:

  • Pahami Jangka Waktu: Investasi emas membutuhkan kesabaran. Selisih antara harga beli dan harga jual (spread) biasanya berada di kisaran 10 persen, sehingga keuntungan baru akan terasa setelah melewati periode tertentu.

  • Strategi Gramasi: Membeli emas dalam gramasi besar biasanya menawarkan harga per gram yang lebih murah. Namun, emas dalam ukuran kecil (seperti 0,5 gram atau 1 gram) jauh lebih likuid dan mudah dijual kembali saat kita membutuhkan dana darurat.

  • Akumulasi Bertahap: Jangan berkecil hati jika dana terbatas. Keunggulan investasi emas saat ini adalah fleksibilitasnya; kita bisa menabung secara konsisten untuk mengumpulkan aset yang lebih besar di masa depan.