Daftar Makanan Terburuk di Dunia Versi TasteAtlas 2026, Ada dari Indonesia!

makanan terburuk di dunia

MALEINSPIRE.id – TasteAtlas telah merangkum daftar 100 makanan terburuk di dunia berdasarkan penilaian audiens internasional.

Penilaian ini tidak hanya didasarkan pada rasa, tetapi juga penggunaan bahan yang ekstrem, kombinasi yang kurang pas, hingga tekstur dan tingkat kemanisan hidangan.

Kira-kira, negara mana saja yang memiliki makanan terburuk di dunia?

Daftar Negara Pemilik Makanan Terburuk di Dunia

TasteAtlas menegaskan pemeringkatan ini bukan kesimpulan mutlak tentang kelezatan suatu budaya kuliner.

“Tujuannya adalah mempromosikan makanan lokal yang unggul dan menanamkan kebanggaan pada hidangan tradisional,” demikian bunyi keterangan mereka.

Selain itu, mereka menyebut daftar ini dibuat untuk membangkitkan rasa ingin tahu masyarakat terhadap kuliner asing yang belum pernah dicoba.

Spanyol (10 Makanan)

Menempati posisi teratas sebagai penyumbang terbanyak. Salah satu menu yang mendapat nilai sangat rendah adalah Truchas a la Navarra, yakni hidangan ikan goreng tradisional khas wilayah Navarre.

Amerika Serikat (8 Makanan)

Didominasi oleh kreasi makanan cepat saji dan variasi olahan unik, seperti burger ramen, salad kue, hingga glorified rice yang mencampurkan nasi dengan potongan nanas dan krim kocok.

Thailand (5 Makanan)

Menyumbang beberapa hidangan yang dinilai terlalu ekstrem bagi penikmat luar negeri, mulai dari ulat sutera goreng hingga olahan jeroan ikan.

Swedia & Korea Selatan (Masing-masing 5 Makanan)

Swedia menempati puncak daftar makanan terburuk di dunia lewat pizza vulkanen serta olahan berbahan darah hewan.

Sementara Korea Selatan diwakili oleh Yeot, jajanan manis berbahan dasar beras ketan dan ubi jalar.

Norwegia, Italia, Ceko, & Israel

Norwegia dikritik karena kombinasi bahannya yang tak biasa seperti sup bening berisi keju.

Sementara Italia masuk daftar akibat Sanguinaccio, puding cokelat yang mencampurkan darah babi segar.

Bagaimana dengan Indonesia?

Kuliner nusantara hanya menyumbang satu hidangan dalam daftar makanan terburuk di dunia ini, yaitu Paniki asal Sulawesi Utara.

Kuliner ekstrem berbahan dasar daging kelelawar pemakan buah yang diolah bersama santan dan rempah-rempah ini menempati peringkat ke-24 dengan skor 2,0 dari para responden.

Perlu kita ingat bahwa preferensi rasa sangat bergantung pada latar belakang budaya dan pengalaman pribadi masing-masing.

Hidangan yang terasa asing bagi responden internasional mungkin tetap menjadi warisan kuliner yang sangat dicintai oleh masyarakat lokalnya.