4 Tips Mencegah Maag Kambuh saat Puasa

maag kambuh saat puasa

MALEINSPIRE.id – Bagi penderita maag, bulan Ramadan menjadi tantangan ketika maag kambuh saat puasa.

Pasalnya, perut harus dibiarkan kosong selama lebih dari 12 jam. Kondisi ini sering kali memicu kenaikan asam lambung yang menyebabkan rasa perih, mual, hingga pusing yang mengganggu aktivitas.

Agar maag tidak kambuh saat puasa, diperlukan strategi khusus dalam mengatur pola makan dan gaya hidup.

Tips mencegah maag kambuh saat puasa

Berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa kita terapkan agar lambung tetap tenang selama berpuasa.

1. Disiplin dalam Menyegerakan Buka Puasa

maag kambuh saat puasa

Aktivitas yang padat sering kali membuat seseorang menunda waktu berbuka.

Bagi penderita maag, kebiasaan ini sangat berisiko. Menunda berbuka berarti membiarkan lambung dalam keadaan kosong lebih lama, yang pada gilirannya akan memperparah iritasi akibat asam lambung.

Sangat disarankan untuk selalu berbuka tepat waktu, di mana pun kamu berada.

Persiapkan air mineral dan camilan ringan seperti kurma di dalam tas sebagai antisipasi jika waktu berbuka tiba saat kamu masih dalam perjalanan.

2. Jadikan Sahur sebagai Agenda Wajib

Melewatkan sahur adalah kesalahan besar bagi penderita gangguan lambung.

Sahur bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi energi dan pelindung lambung sepanjang hari.

Di waktu ini pula, kamu bisa mengonsumsi obat lambung (sesuai anjuran dokter) untuk meminimalkan risiko kambuh pada waktu krusial, biasanya antara pukul 10.00-14.00.

3. Kenali dan Hindari Pemicunya

Godaan makanan lezat saat berbuka memang sulit ditampik, namun kamu harus tetap selektif.

Beberapa jenis asupan dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan sehingga maag kambuh saat puasa, di antaranya:

  • Makanan Pedas dan Asam: Dapat mengiritasi dinding lambung.

  • Makanan Berlemak Tinggi: Memperlambat proses pencernaan dan memicu gas.

  • Minuman Berkafein dan Soda: Kopi dan minuman bersoda berisiko meningkatkan asam lambung serta memicu dehidrasi.

Selain faktor makanan, cobalah untuk mengelola tingkat stres kerja. Tekanan mental yang tinggi terbukti secara medis dapat memicu gangguan pencernaan.

4. Cermat Memilih Menu Sahur dan Berbuka

maag kambuh saat puasa

Transisi pola makan dari tiga kali menjadi dua kali sehari membutuhkan adaptasi sistem pencernaan. Pilihlah menu yang “ramah” bagi lambung untuk menjaga stamina:

  • Perbanyak Serat: Konsumsi sayur dan buah akan memberikan rasa kenyang lebih lama dan menjaga stabilitas lambung.

  • Hindari Mi Instan dan Pasta: Jenis makanan ini cenderung sulit dicerna dan bagi beberapa orang dapat memicu pengikisan dinding lambung jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong secara terus-menerus.

Kekhawatiran akan maag kambuh saat puasa tak menjadi halangan untuk menjalankan ibadah secara maksimal.

Dengan kedisiplinan dalam memilih menu dan ketepatan waktu makan, kamu bisa menjalani puasa dengan lebih nyaman dan sehat.