TaylorMade Qi4D: Terobosan Revolusioner yang Mengubah Masa Depan Golf di Asia Tenggara

TaylorMade Qi4D

MALEINSPIRE.idTaylorMade Golf secara resmi memperkenalkan lini TaylorMade Qi4D yang sangat dinantikan.

Peluncuran eksklusif ini dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan MST Golf sebagai mitra ritel dan distributor utama di kawasan tersebut.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah peluncuran, TaylorMade membuka partisipasi bagi masyarakat umum, memberikan pengalaman langsung yang biasanya hanya bisa dinikmati oleh kalangan pelaku industri dan mitra ritel.

TaylorMade Qi4D: evolusi kecepatan dan presisi

TaylorMade Qi4D

Lini TaylorMade Qi4D menandai evolusi signifikan dalam portofolio produk mereka, yang mencakup driver, fairway, dan rescue.

Koleksi ini hadir dalam empat varian model utama: Qi4D, Qi4D LS, Qi4D Max, dan Qi4D Max Lite.

Setiap model dirancang untuk memberikan jarak pukulan yang lebih jauh, tingkat toleransi (forgiveness) yang lebih tinggi, serta kemampuan penyesuaian yang sangat unggul.

Beberapa keunggulan teknologi yang disematkan dalam lini ini meliputi:

  • Carbon Face Ringan: Mengurangi bobot keseluruhan untuk menghasilkan kecepatan ayunan yang jauh lebih tinggi.

  • Roll Radius Disempurnakan: Memastikan spin yang lebih konsisten di seluruh permukaan face, menjaga lintasan bola tetap stabil bahkan pada pukulan yang meleset dari titik tengah (off-center).

  • Teknologi Speed Pocket: Inovasi yang ditingkatkan untuk menjaga kecepatan bola saat terjadi benturan di bagian bawah face.

  • 60X Carbon Twist Face: Memberikan koreksi arah secara otomatis untuk memperkecil dispersi pukulan.

Kombinasi teknologi canggih ini menjawab kebutuhan pegolf modern yang menginginkan presisi tanpa mengorbankan kekuatan.

Asia-Pasifik sebagai jantung pertumbuhan golf dunia

Pemilihan Jakarta sebagai lokasi peluncuran regional menekankan betapa pentingnya pasar Asia dalam strategi global TaylorMade.

Ken Yeo, Associate Vice President TaylorMade Golf Greater China & Asia Tenggara, menyoroti bahwa kawasan Asia-Pasifik kini menyumbang sekitar seperempat dari total pendapatan pasar golf global.

“Asia berada pada posisi strategis untuk memainkan peran penting dalam membentuk fase pertumbuhan global golf berikutnya,” ujar Ken Yeo.

Hal ini didorong oleh meningkatnya partisipasi kelas menengah dan investasi besar pada infrastruktur golf di berbagai negara, termasuk Indonesia.