Penis Berbau Tidak Sedap? Kenali Penyebab dan Solusinya

Penis berbau
MALEINSPIRE.id – Penis berbau tidak menyenangkan adalah kekhawatiran umum pada pria.
Bau badan alami yang musky dihasilkan ketika keringat dari kelenjar apokrin bercampur dengan bakteri alami di kulit, dan konsentrasi kelenjar yang lebih banyak di area genital membuat aroma di sana lebih kuat.

Namun, penis berbau menyengat atau amis seringkali mengindikasikan perlunya perbaikan kebersihan, atau bisa jadi merupakan tanda infeksi atau kondisi medis mendasar lainnya, menurut Urolog Petar Bajic, MD.

Penyebab umum penis berbau tak sedap

Kebersihan yang buruk

Keringat, minyak, sel kulit mati, dan kotoran dapat menyebabkan bakteri memecah menjadi senyawa aromatik yang berbau tidak sedap, terkadang menyerupai susu basi.

Solusinya melibatkan mencuci area penis setiap hari dan setelah berhubungan seks, serta memilih pakaian dalam berbahan sejuk dan longgar untuk sirkulasi udara yang baik.

Smegma

Kebersihan yang buruk dapat menyebabkan penumpukan zat seperti keju berbau busuk yang disebut smegma —campuran minyak, sel kulit, dan keringat— terutama di sekitar kepala penis atau di bawah kulup (bagi yang tidak disunat).

Smegma menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri penyebab bau.

Infeksi menular seksual (IMS)

Penis berbau

Beberapa IMS, seperti trikomoniasis (trich), klamidia, dan gonore, dapat menyebabkan penis berbau akibat keluarnya cairan busuk.

Herpes genital dan sifilis juga dapat menyebabkan luka yang berbau. Pengobatan bervariasi dari antibiotik hingga antivirus, dan pencegahan melalui praktik seks aman sangat penting.

Infeksi jamur penis

Disebabkan oleh pertumbuhan berlebihan jamur Candida albicans, infeksi ini sering terjadi di bawah kulup atau di kepala penis.

Gejalanya termasuk cairan kental, putih, dan berbau busuk, sensasi terbakar atau gatal, dan peradangan (balanitis). Pengobatan biasanya menggunakan antijamur topikal atau oral.

Infeksi bakteri

Berbagai jenis bakteri dapat menyebabkan infeksi, ditandai dengan bau amis, kemerahan, bengkak, nyeri, dan cairan kuning.

Kondisi langka yang membutuhkan perhatian medis

Meskipun jarang, penis berbau busuk dan membusuk dapat menjadi tanda kondisi yang mengancam jiwa seperti:

  • Fournier’s Gangrene: infeksi bakteri serius yang dapat menyerang jaringan penis, skrotum, atau perineum. Gejala termasuk bau busuk yang membusuk, demam, menggigil, dan kebingungan. Ini adalah kondisi darurat medis yang memerlukan perawatan intensif, seringkali termasuk operasi.

  • Kanker Penis: Kanker penis yang langka juga dapat menyebabkan cairan berbau busuk terbentuk di bawah kulup atau di kepala penis, disertai benjolan, luka, atau perubahan kulit (kemerahan atau nodul padat). Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria yang tidak disunat.

Kapan harus konsultasi dengan dokter

Setiap orang memiliki aroma tubuh alami yang berbeda. Namun, jika penis berbau tidak sedap menetap meskipun sudah dicuci atau disertai dengan gejala lain seperti luka, cairan tidak biasa, atau gejala sistemik, segera temui penyedia layanan kesehatan.

Diagnosis dan penanganan dini sangat penting untuk menentukan penyebab dan mendapatkan pengobatan yang tepat.