Teknik Pelukan Spooning, Tidak Selalu Berujung pada Seks

MALE INSPIRE.id – Sentuhan dan pelukan manusia sangat penting bagi kita, baik secara fisik maupun mental.

Cuddling merupakan salah satu teknik pelukan untuk mengekspresikan dan merasakan sentuhan manusia secara intim.

Untuk menambah keintiman, ada juga bentuk pelukan yang dinamakan spooning. Apa itu?

Baca juga: Benarkah Lidah Buaya Tingkatkan Libido Pria?

Definisi spooning

Dilansir laman WebMD, spooning adalah cara berpelukan di mana dua individu berbaring menghadap ke arah yang sama, dan punggung satu orang menekan tubuh dan dada orang lain.

Jika digambarkan, posisi spooning mirip dengan sendok yang ditumpuk berjajar di dalam lemari.

Cara kerja spooning

Spooning bisa melibatkan lebih dari dua orang. Posisi lengan dan kaki dapat diletakkan di mana pun yang dirasa nyaman.

Individu di sisi luar disebut big spoon, sedangkan individu yang berada di sisi dalam disebut little spoon.

Dengan jenis pelukan seperti ini, tinggi badan, jenis kelamin, dan bentuk tubuh seseorang bukan masalah.

Kita bisa menjadi big spoon (yang memeluk pasangan), atau little spoon (dipeluk oleh pasangan). Pasangan yang tidur dalam posisi ini dapat berganti peran.

Baca juga: Apakah Seks Termasuk Jenis Olahraga? Begini Kata Ahli

Alasan spooning disukai

Beberapa studi menemukan, berpelukan dapat memicu pelepasan hormon oksitosin ke dalam tubuh.

Pelepasan hormon ini membantu mengurangi stres, meredakan rasa sakit, hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Spooning juga memudahkan kita menciptakan ikatan positif dengan pasangan atau orang yang dicintai.

Bedanya spooning vs cuddling

Spooning dan cuddling merupakan jenis sentuhan fisik.

Kita bisa melakukan cuddling tanpa membentuk posisi menyendok (spooning), namun spooning termasuk jenis dari cuddling.

Tidak hanya bersifat platonis, spooning juga bisa diterapkan sebelum, selama, atau setelah berhubungan seks.

Masturbasi bersama, atau penetrasi vagina dapat dilakukan dalam posisi spooning.

Baca juga: Metode Pull-out saat Bercinta, Amankah?

Mitos yang keliru soal spooning

Setidaknya ada dua mitos yang berkembang soal spooning:

1. Orang yang lebih tinggi tidak bisa menjadi big spoon

Seperti sudah dijelaskan di awal, tidak ada aturan baku tentang ukuran tubuh dalam spooning.

Orang yang lebih tinggi bisa menjadi little spoon atau sebaliknya. Cara spooning tergantung dari setiap individu dan hubungan yang dijalani.

2. Spooning selalu berujung pada seks

Beberapa orang mempercayai spooning tidak bisa bersifat platonis, karena itu mengarah ke seks.

Padahal, hanya kita dan pasangan yang kita peluk yang dapat memutuskan apa arti spooning itu.

Tips spooning dengan aman

Spooning bisa menjadi cuddling yang bersifat platonis atau awal dari aktivitas seksual.

Jika seseorang yang menjadi little spoon bukan pasangan kita, ada baiknya membuat batasan. Sebab, ketika salah satu pihak merasa risih, itu dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Hal ini juga berlaku bagi pasangan yang melakukan spooning setelah bercinta atau sebelum tidur.

Berpelukan bisa menjadi tidak nyaman untuk jangka waktu lama jika salah satu pihak merasa kepanasan.

Maka, cobalah berkomunikasi dengan pasangan sebelum spooning untuk memastikan keduanya menikmati ikatan fisik dan emosional.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*